Rensensi novel Dilan 1990


 Judul : Dilan 1990

Penulis : Pidi Baiq

Tebal buku : 330

Penerbit : Pastel Books 

Tahun terbit : 2015

Harga : Rp.62.000

Buku ini merupakan buku fiksi karangan Pidi Baiq yang bergenre romansa, komedi. Pada awalnya novel ini hanya di tulis biasa dan di unggah di sosial media seperti wattpat namun seiring berjalan nya waktu banyak sekali yang menyukai novel ini sehingga novel ini di jadikan sebuah film layar lebar yang di tonton sebanyak 6juta lebih penonton.

Sinopsis :

Milea bertemu dengan Dilan di SMA Bandung pada tahun 1990. Pertemuan mereka tidak biasa, Dilan merupakan sosok yang pintar dan romantis ia memiliki cara nya sendiri untuk mendekati milea, cara yang dia lakukan tidak lah biasa seperti yang ada pada novel “kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu gatau kalau sore” kata kata tersebut bukan kata – kata yang biasa di gunakan untuk mendekati lawan jenis. Sifat ini lah yang membuat milea penasaran dan ingin mendekati Dilan. 

Namun momen manis mereka harus terganggu karena kehadirannya Beni, Beni adalah pacar Milea yang ada di Jakarta dan juga Dilan adalah panglima geng motor yang banyak musuh yang mengejar kelompok nya. Akankah mereka bersatu? 

Kelebihan :

□ Keunggulan novel dilan: dia adalah Dilanku tahun 1990 terdapat pada isi novel yang kebanyakan adalah cerita tentang percakapan. 

□ Di novel ini banyak sekali tokoh pendampingnya. 

□ sampulnya juga terlihat menarik

Kekurangan :

□ Gurauan yang di pakai sulit di mengerti karna pada novel ini bersangkutan pada tahun 1990

□ banyak juga kalimat yang kurang nyambung 

□ novel ini di khusus kan untuk kalangan terbatas karna tidak semua usia dapat membaca novel romamsa


Komentar